Rumah tumbuh sederhana tipe 56 m2



Saya coba mendesain lagi sebuah rumah sederhana dengan konsep rumah tumbuh yang artinya rumah ini diproyeksikan untuk pengembangan di masa mendatang. Rumah ini didesain dengan komposisi ruangan yang sederhana, terdiri dari 1 kamar tidur utama, 2 kamar tidur anak , 1 kamar mandi, dapur, ruang tamu yang menjadi satu area dengan ruang keluarga dan ruang makan. Rumah ini memilik tipe 56 m2 dan didirikan di atas lahan berukuran 10×11 m2.

Pemilihan bentuk atap sengaja menggunakan bentuk pelana, dengan asumsi biaya bongkaran atap untuk renovasi nantinya lebih murah. Rumah ini diproyeksikan untuk rumah dua lantai dengan komposisi denah yang hampir mirip dengan denah di lantai bawahnya (denah asal). Sehingga pengembangan rumah ini sudah kita persiapkan sejak awal.

Secara umum karena ini adalah rumah tumbuh, maka apa yang kita rencanakan pada saat ini harus sudah memperhitungkan bagaimana pengembangan nantinya, sehingga biaya renovasi bisa ditekan semurah mungkin. Konsep ini sangat tepat dilakukan bagi pemilik rumah yang ingin membangun rumah dengan biaya yang tidak cukup besar, sehingga harus dilakukan secara bertahap.

Semoga sharing ini bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: